Wednesday, July 6, 2016

Sakit Karena Cinta? Emang Bisa?

Setiap saya buka social media, seperti twitter, path, maupun facebook, pasti ada saja orang yang menggerutu, mengeluh dan menderita karena cinta yang mengingatkan saya pada perkataan salah satu biksu terkenal yang berbunyi "Dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir"

Saya memang tidak memiliki urusan dengan para ABG-ABG galau yang membagikan kegalauanya melalui media yang dapat dibaca oleh masyarakat luas karena itu adalah hak mereka, namun saya agak sedikit tergelitik tentang cinta yang menyebabkan derita. Diajaran agama manapun cinta selalu sesuatu yang indah. Dan saya masih berpikir bagaimana sesuatu yang indah yang diciptakan oleh Sang Maha Pencinta yang seharusnya membawa kedamaian dapat menyebabkan penderitaan bagi saudara saudara labil kita.

Tuesday, December 29, 2015

Kamu Tidak Pernah Salah Tempat

Kamu Tidak Pernah Salah Tempat. Pernah gak Anda merasa sebagai orang yang salah tempat, dimana semua orang disekitar anda sepertinya tidak cocok dengan anda. Hal tersebut seringkali muncul saat Anda berada pada kelompok yang terbentuk secara random. Random disini random beneran ya, bukan dengan hitungan statistik. Saat Anda melihat orang orang di kelompok itu, mungkin anda melihat beberapa hal ayng bertentangan dengan diri Anda, namun saya yakin bahwa itu hanya Random dalam pemikiran kita.

Saya percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang benar benar Random. Walaupun itu tampak random bagi Anda, tapi Tuhan telah memperhitungkan dengan sangat cermat mengapa Anda harus berada di kelompok tersebut. Perhitungan tersebut juga sesuai dengan salah satu hukum Energi yang saya pelajari dari Bunda Arsaningsih, Pendiri dari SOUL, Spirit of Universal Life.

Bunda Arsaningsih selalu menyatakan bahwa energi yang sama akan tarik menarik.  Apa itu Energy? Menurut Albert Einstein, Everything is Energy. Jadi Energi yang sejenis tarik menarik itu juga berpengaruh pada diri Anda, Saya, dan semua orang dalam kelompok kelompok Anda.

Merasa Salah Tempat?
Merasa Salah Tempat?
Awalnya saya bingung tentang konsep itu, namun setelah saya perhatikan, setiap terbentuk suatu kelompok, PASTI ada kesamaan dalam kelompok itu, iya, PASTI. Saya memperhatikan setiap kelompok yang terbentuk dalam hidup saya, dan dari kelompok kelompok yang saya pernah masuki, semuanya pasti memiliki kesamaan. Sering kali, bukan tidak ada kesamaan, namun Anda, atau orang-orang dalam kelompok itu yang BELUM bisa menyadari kesamaan itu. Karena apa bila tidak ada kesamaan lagi, seleksi alam akan terjadi dan dengan sendirinya kelompok tersebut akan pecah, bahkan bubar.

Hal terakhir yang mengingatkan saya akan konsep ini adalah saat saya mengikuti sebuah acara di Rumah Sakit tempat saya bekerja. Acara Team Bonding yang dilakukan di Caldera, Salah satu situs Rafting di daerah Sukabumi ini menjadi contoh nyata dari apa yang saya tuliskan diatas tadi.

Salah satu acara dalam Team Bonding tersebut adalah kegiatan Arum Jeram. Karena perahu nya tidak muat untuk delapan belas orang, jumlah total dari peserta, maka terpaksa kita di bagi menjadi empat kelompok kecil yang dibagi secara RANDOM.

Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita.
Kita yang harus jeli mencari Mengapa kita ditempatkan disana

Setelah pembagian, saya melihat kelompok kelompok yang ada, dan saya mulai bertanya, mengapa saya dikelompokan oleh teman yang ini, mengapa tidak yang itu dst. Bukan berarti saya kurang puas dengan pembagian kelompok ini, namun saya hanya bertanya karena mencoba mencocokan dengan konsep yang sudah saya dapatkan. Semakin saya berpikir dan mencari kesamaan yang mencolok, semakin saya bingung, maka saya putuskan untuk berhenti mencari dan mulai menikmati saja proses Arung Jeram itu dan menjadi pengamat.

Saat Arung Jeram, saya menyadari bahwa kelompok saya terbentuk atas kesamaan dalam semangat. Setiap kita diminta mendayung oleh Pak Banan, Pendamping kami, Setiap orang dalam kelompok saya akan berteriak secara serentak “Satu.. Dua.. Tiga..” yang setelah setengah jalan entah kenapa berubah menjadi “ Dji Sam Soe” walaupun kami tidak bermaksud mempromosikan merek rokok tersebut. Tawa lepas dalam setiap jeram yang kami lewati, dan teriakan semangat setiap mendayung membuat perjalanan Arung Jeram sepanjang sembilan kilometer tersebut terasa sangat menyenangkan.

Wednesday, July 29, 2015

Hati Kecil, Penasihat Terbaik di Dunia

Hati Kecil, Penasihat Terbaik di Dunia.
"Apa kata hati kecil, Bapak?" saya sempat terkejut saat kalimat itu terucap dari mulut salah satu dokter spesialis di tempat saya bekerja. Mungkin bagi kebanyakan orang itu hannya pertanyaan biasa, tapi bagi saya, kalimat itu sudah berhasil menciptakan rentetan pertanyaan tentang hati kecil. 

Hati kecil bukan merupakan salah satu organ yang saya pelajari dalam Kedokteran, dan bukan juga organ yang memang berfungsi sebagai alat pemikir, atau pengolah data. Bahkan bisa dibilang bahwa hati kecil itu sesuatu yang abstrak. 

"Tuhan punya rencana bagi Bapak, tapi kan Bapak tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Tuhan, karena itu Tuhan berikan Bapak hati kecil. Hati kecil ini lah alat Bapak untuk memahami apa yang dikehendaki Tuhan atas diri Bapak" lanjut dokter spesialis itu. 
Hati Keci

"Tuhan punya rencana bagi diri kita, tapi kan kita tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Tuhan, karena itu Tuhan berikan kita hati kecil. Hati kecil ini lah alat kita untuk memahami apa yang dikehendaki Tuhan atas diri kita"

Oke, jadi hati kecil adalah alat untuk mengetahui kehendak Tuhan atas diri kita. Benar benar alat yang canggih dan sangat berguna, terutama dalam penuntun kita untuk mengambil keputusan terbaik yang sejalan dengan kehendakNya, seperti yang saya tulis dalam post saya : Memaham Naskah Tuhan Untuk Berperan Lebih Baik 

Pertanyaan saya, apakah ada orang yang tidak memiliki hati kecil? kalau semua orang memilikinya, secara logika, tidak akan ada orang yang memilih jalan yang salah, dan tentu semua akan berjalan sesuai dengan kehendakNya, namun kenyataanya, masih banyak yang bertanya tanya tentang apa dan bagaimana kehendakNya dipahami.

Tentu suatu alat akan dapat membantu kehidupan kita bila digunakan dengan benar, seperti Handphone canggih pun bila tidak digunakan dengan benar tidak akan lebih dari telepon yang bisa mengirim SMS (padahal banyak sekali yang bisa dilakukan dengan benda kecil itu), bahkan lebih parah, kalau orang yang benar benar gak tau bisa saja Handphon canggih itu gak lebih dari benda buat gaya gayaan tanpa tahu kegunaan aslinya. 

Hati Kecil juga begitu. Mereka yang memahami apa dan bagaimana hati kecil itu tentu akan bisa memaksimalkan hati kecil sebagai Penasihat Terbaik di Dunia dan dapat memilih pilihan pilihan yang tepat dan menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Sedangkan mereka yang tidak paham, bahkan tidak akan menyadari apa yang dikatakan hati kecil tidak akan merasa bersyukur akan adanya hati kecil. 

Bagaimaan memahaminya? Hasil diskusi saya dengan Bunda Arsaningsih, pakar SOUL REFLECTION, saya memahami bahwa Hati Kecil ada pada setiap orang dan selalu menyampaikan Kehendak Tuhan pada pemiliknya, namuan biasanya ada hal yang membuat seseorang tidak dapat mendengarnya. 

Kebisingan yang saya maksud bukan hanya kebisingan diluar, seperti suara klakson mobil atau konser Heavy Metal. Kebisingan yang menghambat Hati Kecil adalah kebisingan pikiran kita. Hati Kecil sangatlah halus. Dia memberikan nasihat terbaik, namun tidak dengan lantang, kebanyakan orang tidak menyadari nasihatnya karena suara Hati Kecil tertutup oleh pikiran pikiran atau nafsu. 

Untung untung tidak mendegar suara hati, kebanyakan orang malah tidak dapat membedakan antara kebisingan itu dengan hati kecil, dan mengatasnamakan hati kecila untuk hasil kebisingan itu. 

Bila kita ingin mendengarkan suara hati, kita harus menenangkan diri kita dan meminimalisir kebisingan dalam diri kita. gak heran ada pernyataan "selesaikan masalah dengan kepala dingin" 

Mari perlahan lahan kita bersihkan kebisingan dalam diri kita agar dapat mendengarkan hati kecil kita, penasihat terbaik di Dunia, dan menjalankan hidup kita sesuai dengan kehendak Yang Maha Kuasa. 

Pernah punya pengalaman tentang Hati Kecil? ayo share disini. kita diskusi rame rame. siapa tahu bisa saling membantu :D 


Baca juga

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...